
UMKM Priangan Barat Gali Potensi Penjualan Lewat Pelatihan Storytelling Media Sosial
Tasikmalaya, 25 Februari 2026 – Dalam dunia pemasaran digital yang semakin kompetitif, kemampuan bercerita menjadi kunci utama untuk menarik perhatian konsumen. Menyikapi hal tersebut, Telkom Witel Priangan Barat menyelenggarakan pelatihan bertajuk "Storytelling: Kunci Sukses di Media Sosial UMKM". Kegiatan ini dilaksanakan secara luring (offline) di Ruang Index Witel Priangan Barat dan ditujukan khusus bagi para pelaku UMKM di wilayah tersebut sebagai bekal dalam menghadapi tantangan pasar modern.
Program ini diinisiasi untuk membantu pelaku usaha meningkatkan target penjualan mereka melalui pembuatan konten media sosial yang lebih menarik dan emosional. Pelatihan ini dilaksanakan pada saat yang strategis, yakni ketika para pelaku UMKM sedang berupaya melakukan akselerasi target pertumbuhan bisnis mereka. Dengan menguasai teknik storytelling, UMKM diharapkan tidak hanya sekadar menjual barang, tetapi mampu membangun koneksi yang lebih dalam dengan calon pelanggan melalui narasi yang kuat.
Materi pelatihan berfokus pada cara menonjolkan manfaat dan kelebihan produk secara kreatif, bukan sekadar memaparkan fitur teknis semata. Peserta diajak untuk menggali kembali kisah awal berdirinya usaha mereka sebagai nilai tambah yang unik di mata konsumen. Selain itu, narasumber menekankan pentingnya transparansi melalui testimoni pelanggan, baik mengenai kelebihan maupun kekurangan produk, guna membangun kredibilitas dan kepercayaan publik di platform digital.
Melalui pembekalan knowledge yang intensif ini, para pelaku UMKM Witel Priangan Barat diharapkan dapat mentransformasi konten media sosial mereka menjadi alat pemasaran yang lebih berdaya ledak. Penggunaan testimoni yang jujur dan narasi produk yang menggugah diharapkan mampu menciptakan daya tarik yang memicu aksi pembelian dari audiens. Dengan dukungan berkelanjutan dari Telkom Indonesia, sinergi ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan UMKM yang lebih mandiri, kreatif, dan melek teknologi di Jawa Barat.



