
Sosialisasi Sustainability UMKM di Era Teknologi Green Industry Dorong Usaha Lebih Efisien dan Berdaya Saing
JAKARTA, 10 September 2026 – WITEL Jakarta telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Sustainability UMKM di Era Teknologi Green Industry yang bertempat di Kantor Kelurahan Meruya Selatan, Jakarta Barat. Kegiatan ini menghadirkan Dosen Universitas Mercu Buana sebagai narasumber dan diikuti oleh para pelaku UMKM Kelurahan Meruya Selatan.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk edukasi mengenai penerapan sustainability dan teknologi green industry dalam kegiatan usaha. Peserta diperkenalkan pada berbagai konsep penggunaan teknologi ramah lingkungan yang dapat membantu meningkatkan efisiensi bisnis. Salah satu tujuan yang dibahas adalah bagaimana efisiensi energi berbasis teknologi dapat membantu UMKM mengurangi biaya operasional hingga 20%.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai bidang usaha, mulai dari kuliner, fashion, kerajinan, hingga jasa. Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi antara Kelurahan Meruya Selatan, PT Telkom Indonesia, dan Universitas Mercu Buana sebagai upaya memberikan wawasan yang relevan bagi pelaku UMKM dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan terhadap usaha yang lebih berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diajak memahami berbagai tantangan dan peluang dalam menerapkan sustainability. Beberapa tantangan yang dihadapi UMKM antara lain keterbatasan pengetahuan mengenai teknologi green industry, keterbatasan modal dan akses teknologi, serta kebutuhan untuk beradaptasi dengan proses bisnis dan produksi yang lebih ramah lingkungan. Di sisi lain, penerapan sustainability dapat membuka peluang berupa penghematan biaya operasional dan energi, peningkatan daya saing serta citra usaha, hingga akses pasar yang lebih luas melalui produk yang ramah lingkungan.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pemaparan materi mengenai dasar-dasar industri hijau dan contoh penerapannya pada UMKM. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan sesi tanya jawab yang membahas berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha, khususnya terkait modal dan akses terhadap teknologi. Peserta juga mendapatkan informasi mengenai pendampingan lanjutan melalui pendaftaran program inkubasi bagi UMKM yang ingin melakukan transformasi menuju usaha yang lebih hijau.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat mulai menerapkan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan usahanya secara bertahap. Pemanfaatan teknologi yang lebih ramah lingkungan tidak hanya dapat membantu menjaga lingkungan, tetapi juga mendukung efisiensi biaya, meningkatkan daya saing, dan membangun kepercayaan pasar terhadap produk UMKM.
Dengan semakin berkembangnya kesadaran terhadap produk dan proses usaha yang berkelanjutan, UMKM diharapkan dapat terus berinovasi dan beradaptasi. Melalui efisiensi energi, pengurangan limbah, serta pemanfaatan teknologi yang tepat, UMKM dapat tumbuh menjadi usaha yang lebih efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan.



